Perceraian yang dirindukan
Perceraian Yang Dirindukan
Stop..sebelum membaca lebih lanjut sebaiknya jangan salah paham dulu bahwa kami mendukung perceraian. sebaliknya dalam islam :
- Pernikahan merupakan ibadah yang dicintai Allah dan mendatangkan begitu banyak faedah
- Syari'at berusaha menjauhkan pasangan suami istri dari perceraian sejauh mungkin
- Sebaliknya perceraian merupakan perkara yang sangat dicintai oleh Iblis.
- Wanita yang meminta cerai tanpa ada alasan syar'i yang kuat merupakan perbuatan dosa
Perceraian hendaknya tidaklah ditempuh kecuali jika memang dalam kondisi terpaksa. Karenanya perceraian tidaklah ditempuh kecuali :
- Jika setelah menjalani pernikahan ternyata tujuan dari pernikahan –seperti kasih sayang diantara pasutri, menjaga kehormatan, memperoleh keturunan- tidak bisa diraih
- Sudah menempuh berbagai jalan untuk memperbaiki kondisi rumah tangga yang buruk, seperti masuknya pihak ketiga agar memperbaiki kondisi, akan tetapi tidak menghasilkan buah yang baik
- Usaha memperbaiki problematika rumah tangga hendaknya dilakukan berulang-ulang.
- Ingat bahwa perceraian merupakan jalan keluar yang terakhir…!!!
Sumber : www.firanda.com
cerita di bawah ini adalah cerita seorang suami yang kemudian menyadari kesalahannya dan kemudian menyesal dan minta rujuk..
===
Penyesalan Suami
Seorang suami menyesal setelah menceraikan istrinya, ia pun ingin rujuk. Lalu ia pun menelpon sang istri,
Suami: “Sayang, maafkan aku. Aku mau rujuk padamu.”
Istri: “Di dekatmu ada gelas?”
Suami: “Hah, gelas? Tidak ada. Kenapa?”
Istri: “Kalau begitu pergi ke dapur dan ambil sekarang.”
Suami: “Kayaknya kamu udah gak beres. Tapi gak apa-apa, aku ambilkan.”
Istri: “Lemparkan gelas itu ke lantai.”
Suami: “Sudah saya lempar.”
Istri: “Sekarang kembalikan gelas itu seperti semula, gak mungkin kan? Begitu juga hatiku.”
Suami: “Gelasnya tidak pecah karena gelas plastik.”
Istri: “Iiiiiih kamu.. Ya udah habis Magrib cepetan jemput aku.”
dan selanjutnya...kita sudah bisa menebaknya kemana arahnya .. :)

